HOME

Friday, October 9, 2009

NEW ORLEANS

Kebanyakan musisi negro autodidak atau tumbuh karena bakat alam.Bentuk jazz waktu itu belum jelas.Ragtime mulai merambat mempengaruhi bentuk country.Banyak negro memainkan blues sebagai musik rakyat kaum hitam.Blues itu bermacam coraknya, ada urban blues,ada gospel/blues spirituel. Ada yang mengikuti jalur jazz, ada yang menjurus ke pop, dan ada yang membawakan dengan corak country hingga disebut sebagai country blues.
Ada guitarist primitive country blues yang bernama Huddie Ledbetter, lahir 1880. Kemudian dikenal dengan nama Lead-belly dan mulai kariernya sebagai guitarist berpenghasilan 15-50 sen semalam.Pada umur 16 ia kawin, dan tahun 1910 pindah ke Dallas.Leadbelly ini orangnya brutal dan jagoan, hingga 3 kali dipenjara.Sekali karena menyerang cewek , sedang 2 kali karena pembunuhan.
Suatu ketika ia diganjar hukuman penjara selama 50 tahun.Pada saat ia sedang menjalani hukuman itu, datang seorang bernama John Lomax yang mengambilnya untuk diperkenalkan permainan guitarnya kepada gubernur Texas, Pat Neff dan Gubernur Louisiana, O.K.Allen. Kedua gubernur itu akhirnya memberikan pengampunan kepada Leadbelly.
John Lomax kemudian membawanya ke New York untuk rekaman.Nama Leadbelly lalu sering disebut di koran dan majalah sebagai pembunuh yang jadi Master Folk Singer, atau seorang guitarist bekas pembunuh.Leadbelly mulai main di nightclub. Tahun 1949 ia pentas di Paris, kemudian meninggal di kota tersebut pada bulan Desember 1949.
Seorang guitarist primitive country blues lainnya adalah Lemon Jefferson.Karena ia buta sejak lahir, maka ia dikenal dengan sebutan Blind Lemon Jefferson. Ia dilahirkan pada tahun 1897, di tanah pertanian dekat Worthman, Texas, kira-kira 100 mil sebelah selatan Dallas.
Seperti negro buta lainnya pada waktu itu, Jefferson pun memilih musik sebagai penghidupannya.Pada awalnya ia sering menghibur di pesta dansa sekitar tanah pertanian dimana ia tinggal.Ketika umur 20 tahuan, ia pergi ke Dallas untuk main di bar,pesta dansa, bahkan ngamen di rumah-rumah pelacuran.
Ia kemudian bergabung dengan para musisi hitam, menelusuri Amerika Serikat bagian selatan.Ia datang ke perusahaan rekaman Paramount, dan antara tahun 1926-1929 ia sudah menyelesaikan sebanyak 80 buah rekaman yang terkenal luas di kalangan negro.Blind Jefferson mati muda pada tahun 1930 (jadi kira-kira umur 33 tahun), tanpa diketahui dengan jelas sebab-sebabnya.
Band-band di New Orleans pada tahun 1915-1917 sudah mulai kelihatan arah bentuknya.Bentuk musik tersebut disebut sebagai awal atau dasar bentuk musik jazz yang berkembang hingga saat ini. Waktu itu dikatakan bahwa jazz merupakan hasil experiment seni dengan menggambarkan bentuk lama, seperti Picasso membuat lukisan, atau O’Neil menggarap theater atau Pound menggubah syair.
Di New Orleans yang telah dipenuhi oleh bentuk-bentuk musik sejak 1890 itu, dalam 1915 mulai menampakkan potensinya dalam musik jazz.Musik jazz main di nightclub, rumah judi,rumah bordil,bar dan tempat-tempat serupa.Makin lama suasananya makin ribut.Sering terjadi keonaran karena perkelahian,pembunuhan dan sebaginya.Keadaan seperti itu dianggap mengurangi respek masyarakat terhadap pemerintah.Akhirnya, pada tahun 1917 pemerintah menutup semua kegiatan di New Orleans tersebut.


Para musisi jazz kemudian keluar dari New Orleans.Dengan kapal mereka menelusuri sungai Mississippi menuju hulu.Beberapa di antara mereka akhirnya main di kapal-kapal tersebut.Dengan adanya kejadian itu,jazz menyebar keluar dari New Orleans menuju utara, ke Memphis,St.Louis,Chicago,Detroit dan New York. Di antara tempat-tempat tersebut, Chicago dan New York mempunyai kesempatan paling ramai dalam menampung arus musik maupun musisi New Orleans.Di kemudian hari muncul jazz dengan nafas Chicago, yang disebut Chicagoan style.New York merupakan kota idaman bagi para musisi jazz,sedang Memphis dikenal sebagai kota pencetus musik soul.
Ada dua tokoh yangs angat berpengaruh dalam perkembangan musik jazz saat itu, yaitu Sidney Bechet dan Joseph King Oliver. Sidney Bechet lahir tahun 1897, dari keluarga creole hitam.Creole adalah negro turunan (tidak semuanya hitam) namun orang Perancis atau Spanyol yang lahir di dunia baru (perantauan),sering juga disebut ‘creole’
Sidney Bechet belajar clarinet dari abangnya yang bernama Leonard (pemain clarinet dan trombone).Beberapa guru ditemuinya untuk minta belajar musik.Namun ia tidak merasa puas.Pada umur 11 tahun, ia main bersama band anak-anak seputar New Orleans.Sidney Bechet senag berkelana.Tahun 1918 ia pergi ke Chicago,New York dan pada tahun 1919 ke Eropa.
Dalam lawatannya keliling Eropa, banyak hal yang ia pelajari.Pengalamannya juga aneh-aneg.Ia pernah bertengkar dengan seorang pelacur, hingga ia diusir dari London.Lalu 11 bulan mendekan di penjara Perancis, karena menembak seorang musisi seusai cabaret di Paris. Kemudian love affairnya dengan penyanyi blues terkenal Bessie Smith.
Namun ia adalah pemain clarinet blues yang sempurna,seperti yang dikatakan oleh conductor terkenal dari Swiss,Ernest Ansermet.Tahun 1920 ia kembali ke USA.Tahun 1923 rekaman bersama Clarence Williams Blue Five. Ia kembali ke Paris dengan Noble Sizzle Band pada tahun 1929.Kemudian tahun 1930-1n bergabung dengan trumpeter Tommy Ladnier ke Jerman dan Rusia.
Ia kembali ke Paris pada tahun 1949, dan diterima sebagai warga Perancis.Tahun 1950 ia menetap di Perancis hingga meninggal pada tahun 1959.Tahun 1930-an merupakan saat buruk bagi jazz band.Tahun 1938 Bechet bekerja di penjahit untuk menyambung hidupnya,tapi ia masih ingin main musik.Lalu ia menawarkan kepada beberapa producer untuk merekam “Summertime” karya George Gershwin.Akhirnya Alfred Lion (pemilik Blue Note Recording) menerimanya.Tahun 1944 ia rekaman lagi di Blue Note dalam solonya yang berjudul “Blue Horizon”, sebuah blues dalam nada Eb dengan tempo metronome 70.

Selain Sidney Bechet musisi lainnya yang berpengaruh di era New Orleans adalah Joseph Oliver, ia lahir di Dogdes Street New Orleans pada tahun 1885.Karena debutnya dibidang musik,ia mendapat julukan king hingga namanya menjadi Joseph King Oliver.Umur 15, ibunya meninggal dunia dan ia ikut tantenya.Ia bergabung dengan tetangganya yang punya Brass Band.Lalu ia mengikuti band-band lain,antar lain Henry Allen Brass band,Original Superior Orchestra , dan lain lain.
Pada tahun 1910 ia bekerja di Storyville.Tahun 1918 ia ditawari untuk bergabung dengan sebuah perkumpulan cabaret di Chicago, bernama Royal Garden.Setahun kemudian,band pengiring cabaret tersebut diberinya nama King Oliver’s Creole Band, dengan para pemain trdiri dari Warren Dodds (drums), Johnny Dodds (clarinet),Honore Dutrey (trombone),Lil Hardin (piano), Bill Johnson (bass) dan Oliver sendiri memainkan cornet.
Mungkin karena capek, ia meminta seorang musisi muda berasal dari New Orleans umur 22 tahun untuk bergabung dengannya.Musisi muda tersebut adalah Louis Armstrong.Tahun 1923 band tersebut menjadi terkenal dan menjadi begitu penting artinya bagi sejarahjazz.Dalam rekaman,kadang-kadang Bill Johnson memainkan banjo, dan Oliver menambahkan saxophone, yaitu pada akhir dekade 1920-an.
Oliver adalah musisi jazz dengan style New Orleans yang genius.Ini terlihat dari rekaman-rekaman-nya.Ia merekam karya Jelly Roll Morten ‘Froggie Moore’ yang terbagi dalam intro 4 bar : A 16 bar (2x), B 16 bar (2x), interlude 2 bar, kembali ke B dan coda 2 bar. Juga rekaman berjudul “Riverside Blues’, sebuah blues 12 bar dengan nada F.
Pada tahun 1924 Louis Armstrong meninggalkan band tersebut. King Oliver kemudian rekaman lagi dengan band baru, yaitu Dixie Syncopaters pada tahun 1926.Joseph King Oliver meninggal pada tanggal 8 April tahun 1938, karena sakit.
Selain kedua tokoh yang sangat berpengaruh dalam perkembangan jazz dewas itu, juga terdapat musisi-musisi besar yang mempunyai peranan penting dalam sejarah perkembangan jazz.Misalnya abang drummer King Oliver’s Creole Band, Warren Doods yaitu Johnny Dodds. Johnny Dodds adalah pemain clarinet pada King Oliver’s Creole Band juga. Ia lahir pada tahun 1892.Karena permainannya yang canggih dalam memainkan clarinet,maka ia dianggap sebagai father of music dan mendapat julukan “Bapak Clarinet”.
Seorang tokoh lainnya adalah Jelly Roll Morten, Ia dilahirkan pada tahun 1885 dengan nama Ferdinand La Menthe.Ayahnya adalah seorang creole hitam bernama F.P. La Menthe.Sewaktu Jelly masih muda, ibunya bercerai dengan ayahnya, dan kawin lagi dengan seorang pria bernama Morton yang punya warna kulit terang.Menaurut Jelly, Morton adalah orang kulit putih.
Pada waktu masih balita, Jelly sering memukul-mukul panci-panci yang diletakkan mengelilingi tempat duduknya.Pada umur 5 tahun ia sudah bisa memainkan harmonika, lalu les guitar spanish pada tetangganya. Pada usia 7 tahun, dengan guitar ia mencoba mengkombinasikan dengan bass dan mandolin.Pada umur 14 tahun, ibunya meninggal dan ia tinggal bersama kakeknya yang mendorong bakat cucuknya di bidang musik.Jelly meneruskan experiment dengan menggabungkan istrument-instrument lainnya seperti bila,drums,kadang-kadang juga trombone.


Jelly Morton memang suka berkelanan.Ia mengembara ke Chicago, St.Louis, New York, Houston, ke pantai barat dan kembali lagi ke New Orleans.Tahun 1923 ia mulai memperkenalkan lagu-lagu ciptaannya.Dari 1923 hingga 1939 ia membuat rekaman kira-kira sebanyak 175 buah. 50 diantaranya adalah solo piano.Rekaman pertamanya yaitu ketika menjadi pianist di sebuah band kulit putih New Orleans Rhythm King.

Ia kemudian mendirikan Red Hot Pappers. Ia menjadi sangat terkenal dan menonjol dengan hadful of piano roll.Itulah sebabnya ia dipanggil dengan nama Jelly Roll Morton.Diantara solonya yang terkenal adalah “Jungle Bell”. Ia menjadi kaya dan membeli sebuah Cadillac dan batu-batu permata. Dari sifat-sifat musiknya yang condong ke Spanyol, ia mencipta musik hitam yang bernafas Amerika Latin, khususnya Caribbean.Ia meninggal pada tanggal 10 Juli 1941.

Ada seorang tokoh yang akhirnya menjadi musisi legendaris.Ia adalah Louis Armstrong.Ia lahir di New Orleans pada tanggal 4 juli 1900.Ayahnya bernama Willie Armstrong dan ibunya Marry Ann (sebutannya : Mayann). Orang tuanya bercerai tak lama setelah Louis Armstrong lahir.Louis lalu ikut neneknya, Josephine Armstrong.

Keadaan waktu kecilnya jauh dari menyenangkan.Ia pergi ke sekolah tanpa sepatu, ia harus bekerja sebagai penjual koran dan sebagai pengantar batu bara, untuk membantu penghasilan keluarga.Sementara ibunya menjadi pembantu rumah tangga.Situasi pemukimannya pun tidak sehat.Banyak pelacuran, orang mabuk, bahkan kadang-kadang terjadi pembunuhan.

Pada tahun baru 1913,seperti baisa di New Orleans diadakan pesta tradisional.Louis Armstrong menembak ayah tirinya dengan pistol kaliber 38.Ia ditangkap polisi.Peristiwa ini dilukiskan oleh hakim sebagai gambaran kompensasi frustasi seorang anak yang merindukan keharmonisan keluarga.Ia dimasukkan ke Colored Waif’s Home (penjara anak anak).

Di sekolahnya ada sebuah brass band dan vocal group.Ia bergabung, dan oleh pengasuhnya-Peter Davis- ia disuruh main tambourine,kemudian pindah ek drums.Tak lama kemudian ia pindah lagi ke alto horn.Ia memainkan trumpet tersebut dengan baik.

Armstrong kemudian bertemu dengan King Oliver yang mengajarkan embouchure,fingering,breath controle serta repertory-repertory New Orleans.Ketika Oliver pergi ke Chicago pada tahun 1918,Armstrong diambil oleh Kid Ory (seorang pimpinan cabaret) yang kemudian memasang dia sebagai pemain cornet terbaik.Ia juga diajar membaca oleh David Jones.

Louis Armstrong kemudian dipanggil King Oliver ke Chicago untuk bergabung dengan King Oliver’s Creole Band.Tahun 1924 ia kawin dengan pianist band tersebut, Lillian Hardin.Tahun itu juga ia dan isterinya keluar dari King Oliver’s Creole Band dan masuk ke Handerson Band.Tapi band ini bukan jazz band,melainkan band untuk mengiring dance (ball room) dan show serta pengiring penyanyi untuk rekaman.Ia juga sering mengerjakan rekaman sambilan, antara lain bersama Clawrence Williams Group, Red Onian Jazz Babies bersama Bechet, serta sebagai backing up penyanyi blues.

Tahun 1929 Louis Armstrong pindah dari Chicago ke New York.Tahun 1930 ia bercerai dengan Lil Hardin dan kawin dnegan Lucille Wilson.Ada banyak sekali rekaman yang dibuat oleh Armstrong.Diantaranya yang terkenal adalah “Sugar Foot Stomp” yang mengambil versi Oliver dalam “Dippermounth Blues”, “Laughing Louie” (1930-an), “Stardust” (1931), “Between The Devil and The Deep Blue Sea”, “Home”, “Hobo,You Can’t Ride This Train” (semuanya dalam 1932), “Swing That Music” (bersama Chick Wenn – 1936), “Jubilee”, “Struttin’ With Some Barbecue” (1938), dan masih banyak yang lain.

Karyanya yang paling menonjol dan populer adalah “Hello Dolly” dan “Mack The Knife”. Dua lagu yang sering dibawakan,bahkan sempet direkam pula oleh vocalist pemujanya, yaitu Ella Fitzgerald.Tahun 1946 era swing pudar, dan periode big band pun berakhir pula.Armstrong kembali membuat small band dengan corak dixie, dan ia mulai menyanyi dengan suaranya yang khas serak.Kemudian ia lebih dikenal sebagai penyanyi daripada sebagai trumpeter.Namun pada tahun 1950 ia kembali “berbicara” lewat trumpetnya.

Pada sekitar tahun 1961, di Semarang pernah diputar film “The Louis Armstrong Story”.Dalam film tersebut digambarkan ketika ia bertengkar dengan Lil hardin. Oleh isterinya itu ia dilempari piring dan benda-benda lain.Ia hanya mengelak sambil tangannya menutupi bagian tubuhnya yang paling berharga dalam hidupnya, yaitu…….…..bibirnya !

Louis Armstrong dikenal sebagai master trumpet legendaris yang punya tone hangat dan penuh bagaikan madu dalam semua register.Attacknya yang kuat dan jernih, lebih lebih warna jazz-nya yang khas, boleh dikata tak ada duanya.Dialah solist muda pertama di dunia yang menggebrak dunia jazz pada usia belia.Oleh karena nafasnya pendek, maka tiupannya sering menggunakan note stakato ; demikian juga vocalnya. Walaupun begitu, ia selalu tepat dalam meniupkan note-notenya.Dan ia merupakan improvisor terbaik di sepanjang zaman.Ia berkarya sejak muda hingga akhir hayatnya.Louis Armstrong meninggal pada tanggal 6 Juli 1971 , persis dua hari setelah ulang tahunnya yang ke 71.

No comments:

Post a Comment