HOME

Friday, October 9, 2009

Terbentuknya Musik Jazz ( Blues )

Antara tahun 1861-1865 di Amerika Serikat berkecamuk perang saudara (civil war), yaitu antara pihak utara dan pihak selatan.

Pihak utara yang dipimpin oleh Abraham Lincoln menghendaki perbudakan dihapuskan.

Tentu saja oleh pihak selatan yang dipimpin kolonel Robert E. Lee ditolak, karena di daerah selatan banyak terdapat kawasan perkebunan.

Di perkebunan-perkebunan itu dipekerjakan budak-budak belian yang terdiri dari kaum Negro.

Demikian juga keadaan di kebun kapas milik orang Perancis yang terletak di delta sungai Mississippi.

Para budak belian negro yang kerja paksa di situ dilarang berbicara satu sama lain, walau pada saat istirahat sekalipun.Tetapi mereka diperkenankan menyanyi atau berpantun.

Oleh karenanya pada waktu istirahat mereka bernyanyi dengan pantun sebagai sarana komunikasi dalam mencurahkan isi hatinya. Mereka bernyanyi silih berganti, sementara yang lainnya mengiringi dengan bertepuk-tepuk atau memukul-mukul kayu dan benda lain.

Setahun sekali, orang-orang Perancis itu merayakan hasil paen mereka dengan pesta yang disebut Mardi Grass.

Perayaan itu dimeriahkan oleh marching band.

Sedangkan suasana kehidupan sehari-harinya, orang-orang Perancis itu sering memainkan musik tradisional yang mereka bawa dari Eropa yaitu musik classic pada sore atau malam hari.

Pada waktu civil war berlangsung, banyak orang Perancis yang mengungsi dan meninggalkan rumah kediaman mereka beserta isinya. Budak-budak negro itupun menemukan alat-alat musik yang ditinggalkan tuannya, dan mencoba memainkan instrument tersebut.

Mereka meniru cara tuan mereka dalam memainkan instrument tersebut, asal bunyi saja.

Tanggal 9 April 1865, Kolonel Lee menandatangani perjanjian.Pihak selatan kalah dan perbudakan dihapuskan.

Selanjutnya, pada acara pesta mardi grass, para negro itu menari dan bernyanyi-nyanyi sepanjang jalan di New Orleans. Gaya nyanyian mereka kemudian disebut sebagai gaya New Orleans atau blues.

Dengan berakhirnya civil war dan perang Amerika – Spanyol, banyak alat-alat marching band milik militer yang diperjual-belikan di toko toko loak.

Para negro itupun banyak yang membelinya.

Mereka memainkan alat-alat tersebut untuk mengiring gaya nyanyi New Orleans ataupun instumental.

Itulah peristiwa yang disebut sebagai lahirnya atau asal mula blues yang juga dikatakan sebagai lahirnya jazz.

Blues berasal dari kata blue yang artinya sedih. Berdasarkan moment historial inilah maka dikatakan bahwa jazz adalah manifesto tangis kesedihan kaum negro yang mendambakan pembebasan dirinya dari perbudakan.

Walaupun pelakunya adalah orang-orang kulit hitam yang berasal dari Afrika, namun jazz bukan musik Afrika.

Jazz lebih merupakan kreasi kaum hitam di Amerika.Bangsa Afrika hitam memang mempunyai ikatan perasaan yang kuat dalam kelompoknya.

Banyak kata-kata yang pengucapannya mirip bahkan sama,namun artinya berbeda bila aksennya lain.

Di Amerika, mereka masih berusaha menghidupkan kebudayaan yang mereka bawa dari Afrika.

Sejarah membuktikan bahwa hingga tahun 1855, di Congo Square, New Orleans, setiap hari Minggu diadakan pagelaran musik tradisional Afrika kuno.

Perayaan itu mendapat ijin khusus dari pemerintah Amerika.

Di daerah barat Afrika, ada satu kesenian yang disebut ‘tribal’.Kesenian ini didominasi oleh bunyi gendang-gendang, karena melodinya pentatonic hingga harmoninya tidak betul.

Bagi Afrika pada umumnya, gendang mempunyai arti yang penting.

Bunyi-bunyian gendang itu digunakan untuk acara keagamaan, upacara adat dan sebagai alat komunikasi.

Oleh karenanya tidak heran bila ada beberapa ritme pukulan gendang yang masih amat ‘dikeramatkan’ (Pernah terjadi di Amerika, seorang negro peserta festival drum membawakan beberapa ritme yang dikeramatkan.Keesokan harinya ia didapatkan mati dibunuh karenanya).

Bunyi irama gendang Afrika memang boleh dikata berjiwa.

Bila kita teliti lebih dalam, maka pembentukan musik jazz mendapat 3 faktor pengaruh, yaitu kebudayaan Afrika, musik klasik dan marching band.

Kebudayaan Afrika terlihat dalam ritmenya yang berjiwa, musik klasik untuk harmonisasinya dan marching band untuk bentuk bandnya atau warna musik dan semangatnya.

Dikatakan bahwa para negro itu pada awalnya memainkan musik dengan cara asal bunyi saja, adalah tidak mutlak. Sebab, menurut para sejarawan dikatakan bahwa ada beberapa negro yang menguasai seni musik dengan betul dan baik, bahkan jauh sebelum civil war.

Misalnya :
- Newport Gardner (lahir 1746) yang mula-mula belajar bahasa Inggris, kemudian belajar musik.Pada umur 45 tahun, ia membeli pembebasan dirinya dari perbudakan dengan uang yang mungkin didaptnya sebgai guru naynyi. Kemudian ia mendirikan sekolah musik.
- Frank Johnson (lahir 1792) merupakan pemain dengan penampilan terbaik untuk segala trumpet dan french horn.
- Elizabeth Taylor Greenfields (hidup antara 1808-1876) adalah anak pelayan yang jadi vocalist terkenal di USA, serta memimpin perfomance di Buckingham Palace.
- Juga composer Samuel Snaer (lahir 1833), Edmund Dede dan Richard Lambert adalah orang-orang hitam yang berkecimpung dalam dunia musik sebelum civil war.Seperti juga para anggota symphony dan band-band hitam di New Orleans, serta theater hitam di New York yang bernama African Grove.
- Adanya iklan yang dimuat pada Virginia Gazette tanggal 6 Agustus 1767 yang berbunyi : DIJUAL mahal, seorang negro bersahabat yang masih muda dan tampan, kira-kira umur 18 atau 20 tahun, punya diploma/penghargaan sebagai pelayan yang ramah dan berperasaan….ia bermain french horn…terakhir ia datang dari London dengan dua stel pakaian terbaru dan french horn miliknya.
Iklan tersebut membuktikan bahwa ada orang negro yang sudah dapat memainkan french horn dengan baik, satu abad sebelum civil war.

Para budak negro itu memainkan instrument seenaknya, menurut rasa dan selera mereka,itulah blues.

Hanya saja, waktu itu orang belum sadar bahwa itu adalah blues, apalagi orang kulit putih memandang rendah kaum negro sebagai kaum yang hina dan kotor.

Karena jazz berakar pada blues, maka para peneliti dikemudian hari menyatakan bahwa lahirnya blues juga merupakan lahirnya jazz.

No comments:

Post a Comment